Jumat, 30 Januari 2015

Mental Blok





 * karena nanti ada tamu mendadak dari Magelang saya ajukan sekarang. Silahkan baca baik baik dulu  jadi jam 20.00 tinggal diskusi*


Proses mental adalah hasil kinerja pusat sistem koordinasi manusia. Disana terdapat banyak peristiwa terekam, terproses. 
Proses input data masuk ke otak melalui Panca Indera plus 2 sensor.Kemudian semua di proses dengan sistemik, automatic dan sangat cepat.

Manusia mengalami banyak peristiwa kehidupan setiap saat dan hasilnya secara ekstrim dikategorikan menjadi 2 yakni 
Menyenangkan dan yang kedua traumatik (sangat tidak menyenangkan).
Uniknya, setiap otak manusia memperoleh kedua pengalaman ini dia suka mengulang-ulang memory dan mengakses jalur memory tersebut. 
Saat kita mengakses ini disebut sebagai "INGAT" dan "TERKENANG"

Jika proses yang menyenangkan ini terus terulang dan tidak bisa dikendalikan namanya Addiction misalnya:KEcanduan Obat2an, Workaholic, Hyperaktif, Hypergame, game addiction, kecanduan rokok,
kecanduan cimeng (Ganja, putau, heroin dll). 

Jika proses yang tidak menyenangkan ini juga diakses terus menerus bisa mengakibatkan trauma, apriori, alergi dan yang parah adalah mental blok.

Saat ini kita akan membahas hanya MENTAL BLOK

Simak kisah ini, Rudi adalah alumni dari PT Favourite di kota gudeg. Dan lulus dengan predikat CUMLOUDE. Setelah lulus ia melamar di perusahaan multinasional PT. XSample. 
Dan uniknya DITOLAK. Ia lanjutkan ke perusahaan berikutnya ke PT.XXSampel, pun di TOLAK, HIngga dalam 6 bulan terakhir semenjak kelulusannya dia ditolak 6 perusahaan impiannya.
Ia mengalami pengalaman buruk, berulang, menyakitkan, dan meruntuhkan semua kebanggaan dan ego nya. Maka tiba-tiba ia menjadi pemalu, tertutup dan sulit diajak komunikasi.
Ia banyak mengurung diri. Saat di tanya tetangga dan saudara :"Kenapa sering nyendiri Rud?" ia tak menjawab. Dalam benaknya teringat hal hal menyakitkan yang ia alami.

Bahkan pada malam kamis pekan berikutnya, seorang direktur yang teman ayahnya datang ke rumah menawarinya sebuah posisi bagus bagi Fresh Graduate ia menggeleng tak bergairah.
banyak yang bertanya kepada bapak dan ibunya :"Mas Rudi kenapa ya Pak / BU Yanuar?". Orang tua nya sambil heran menjawab sekenanya :"Mau rehat dulu paling-paling pak, capek belajar"

BAgaimana NLP memandang ini?

Rudi mengalami trauma berulang yang hasil akhirnya : Mental Blok. Proses mentalnya tak lagi mengakses dan merespons bahkan kabar baik yang sebelum ia error dia cari. Dia tolak sejak dala proses mentalnya mengalami stimulisasi.
wajahnya dan ekspresinya bisa tak berubah. atau ia tersenyum tapi hanya lips smile saja alias senyum basi...#eh (jangan dipakai kemana-mana ya istilahnya).

Didalam proses mentalnya ada formula (rumus) : kalau saya ngelamar kerjaan bagus maka saya ditolak. Postulat ini ia taati di alam mental, bahkan yang parah masuk ke unsconscious mind ( mental lapis ketidaksadaran).

Mental blok sering dialami orang yang hidupnya berulang mengalami pengalaman negatif, hingga behaviour atau kebiasaannya terpola. Bahkan pola itu melekat dalam tindakannya karena formulasinya ON di mentalnya.

Rugi bukan? Jelas iya. Lantas apakah kita juga mengalami?.

Coba ceck diri masing-masing dengan simulasi:

1.Fikirkan ide memulai usaha lagi!...Kemudian perhatikan respons mental kita, jika didalam buanyaak self dialog dan kata bisik PENOLAKAN didalam benak kita, maka itu indikator awal.

2. Fikirkan untuk rencana jalan jalan dan bersenang senang bersama keluarga!...Sekali lagi amati respon mental kita.

Jika ide, keinginan, harapan, rencana sinkron dengan jalan amal kita maka kita berarti orang sehat mental....

Maka dikatakan sungguh hebat, pengusaha yang jatuh berkali-kali dalam usahanya kemudian ia bangkit dan mulai dengan semangat dan antusias UTUH. Anti depresi, Anti Takut dan selalu Optimis.

Mental blok menyebabkan penderitanya berhenti, seolah menunggu momen yang entah kapan datang. Orang melihatnya banyak melamun bengong dan gak segera action.
Kalau di suruh action alasannya banyak.

Bagaimana therapynya?
1. Atasi sejak awal terjadi trauma dalam mental kita : Saat gagal katakan dengan yakin, Yaa Allah terimakasih Engkau ajarkan kepadaku 1 kesalahan kali ini...
2. Maknai kejadian yang menyebabkan taruma dengan value baru yang lebih positif (bahasa NLP : reframming, kapan2 dibahas ya bu elly atau coach gathur, Master Al dll)
3. Sering lakukan afirmasi : membauat statement diri positif saat mengawali kegiatan contoh : "Anah! kamu akan melakukannya lebih baik...YEs!!"
4. Beri GIZI mental kita dengan bacaan, diskusi dan interaksi positif melalui komunikasi therapeutic (Kapan2 bahas lagi ...he he he) yakni komunikasi yang menyembuhkan
5. Lakukan aktivitas berbeda saat kita merasa mati langkah.
6. Miliki komunitas sehat mental dan konsep diri positif (Alhamdulillah PKS JUaranya...Amiin YRA)


Nah sekian bedah Mental Blok, Ada pertanyaan?. Silahkan siapa tadi ya MODERATOR. 





Rabu, 28 Januari 2015

Sinetron Menantuku Solusi Terbaik ku



Sblmny, kenalkan. Nama saya Muhammad Al-Kautsar. Blogger, trainer, pedagang, dan kopdarpreneur (seperti bg andi maipa). Aktifitas keseharian sy (masih) di BPK. Sy prnh d training center BPK dn d unit pemeriksa. Aktifitas pergaulan mostly d yayasan alumni muslim feui (YKM FEUI) dan Jamaah Online Shop (JOS).

NLP sy ikutin alhamdulillah dibiayain kantor. ALHAMDULILLAAAHH!! Krn trnyta biaya training nya tdk murah. Maka saya kagum dgn spirit bu Eli membentuk grup ini. Ilmunya dibagi2. Dn semoga kebermanfaatanny bs kita rasakan. Dan buat yg udah ngerasa importancenya, jd gak ragu rogoh kocek buat ikut trainingnya. Minimal cari sponsor lah buat ikut trainingnya..

Satu lagi sblm sy bahas konflik dengan Mertua (waktu itu). Saya minta bapak ibu membaca kalimat yg diposting kawan kita bbrp waktu silam. Perhatikan kalimat berikut πŸ‘‡
Saya pernah di undang beberapa kali seminar dg para pakar NLP (salah satu Nya via bunda Eli ) maka semakin kuat lah saya berpikir  bahwa orang2 di luar Islam sana banyak Yg menjalankan syariat Islam tanpa mrk berislam (itu kesimpulan saya dari cerita2 para Coach tsb)  krn spt Pak putu saja master NLP masuk Islam penuh perjuangan (Org tua beliau spt biksu ), nah kita dah Islam dari kecil di suruh berdzikir saja kadang masih lewat , belum Yg lain2 πŸ˜€, shodaqoh, Ihsan , sabar, ikhlas dll . Sementara Org di luar Islam baru sedikit menjalan kan Islam kita kagum luar biasa hadeeuhh kemana tuh Umar bin Abdul Aziz , abu bakar, Usma dll *afwan cuma share pikiran dikit πŸ‘πŸ‘πŸ‘ . Nah untuk mengetahui kejayaan Islam kembali datang ya besok kopdar 29/1 di WAMY kita akan kupas master2 NLP kita dahulu kala .,, daftar sama saya yach πŸ‘πŸ‘πŸ‘πŸ™

Itu postingan bu anah kalo gak salah. Jd d awal ngomongin NLP, d akhir ngajakin kopdar. Alus bener saya perhatiin.. Krn org2 lg rame ngomongin NLP, d samber dgn bahasan NLP jg. Tp ujungnya ngajak kopdar.
Nah bahasan kita malem ini bs nih mba dipake buat dakwah, ngajak, dagang, dll
Mantap mba dyah, mba mita, mba santi..
Saya akan bahas teknik yg diajarkan teman sy ketika dulu prnh konflik dgn mertua saya
D tahun 2013, ad kejadian cukup luar biasa yg saya alami. Di tahun trsebut, sy d anugerahi anak kedua. Waktu itu sy pede aja milih tempat lahiran d tambak. Padahal tabungan cuma 10jt. Sy yakin bakal kereimburse askes. Sudah nih lahiran. Habis 7jt. Mak saya minta ad akikah. Anak perempuan hrsny 1 kambing. Tp mak sy mnta 2 kambing. Krn tetangga banyak. Udah gt ingin undang ibu2 pengajian sekitar. Sy ga mau uang keluar dr ortu. Akhirnya sy rogoh lgi kocek sy.
Kritis. Tp sy yakin bs dpt reimburse askes.D tgh masa krisis finansial, sy k askes. Secara luar biasa petugas askes blg, tahun ini ad kbijakan baru krn gak ad lagi reimburse askes untuk klhrn d swasta. Pdhl d tahun sblmny masih ad. Spaneng saya. Balik k kantor lebih suntuk lg, gak ad tambahan apapun. Akhirnya sy pergi k tanah abang. Sy mnta d ajarin dagang baju pd tmn sy. Dn sy putuskn untuk mulai dagang. Prtanyaannya, siapa yg akan running keseharian dagang ini? Sy putuskn istri sy lah yg akan mengelola day to day dagangan (tega ya)..
Dan dgn demikian, sy sepakati dgn istri agar dia resign dr PNS nya.. Agar bs fokus urus anak dn dagang baju.. (Tega bgt ya)..Tp istri sy senang.. Jd saya senang jgTapi ad yg ga senang atas keputusan ini. Siapa? Orang tua dn Mertua

Sebagai gambaran, bapak ibu sy pns depag, ibu mertua pns d mabes AU, bapak mertua purn prajurit Korpaskhas (kopassusnya AU). Bahkan, bapak ibu mertua sampai tahap murka. Ya, murka. Dn kemurkaanny d sampaikn lewat telepon (suatu sarana komunikasi yg rawan distorsi). Wah.. Kalau ingat saat2 itu sungguh sesuatu deh, Karena apa. Krn trnyata d persepsi bapak ibu mertua, mnjadi pns adalah prestise, kbanggaan, buah dr perjuangan org tua, dll. Jd mengeluarkn istri sy dr PNS trnyata brarti mncoreng prestise itu. Wajar. Sangat wajar kalau sangat marah.
Apalagi info istri sy keluar dr PNS ini di dapat bukan dr anak2nya, tp dr tmn kantor istri yg ngegosip. Waduh, Kejadiannya hari senin, kemurkaan tsb meledak. Selasa, agitasi bertambah, Rabu makin jadi. Sy bingung mau merespon seperti apa. Alhamdulillah, wkt itu ad kawan sy ikut training NLP. Dia share ilmunya k saya. Yg saya ingat cuma satu teknik. Dan sy langsung praktekan. Namanya teknik

CHUNKING
[20:55 27/01/2015]Alkautsar‬: Disampaikan oleh kawan sy, teknik CHUNGKING yg bs bermanfaat agar bs cepet deket dgn orang lain/lawan bicara
[20:56 27/01/2015]Alkautsar‬: Jadi begini ceritanya..
[20:56 27/01/2015]Alkautsar‬: Untuk penjelasan beneranny, bs d kulik lgsg k bu Eli, pak Arwah, pak gatut, dn sedulur lain ya. Tp saya akan ceritakan ap yg sy dgr dr temen sy
[20:58 27/01/2015]Alkautsar‬: "Jadi gini al.." Kata temen saya. "Chunking itu ad tiga, Chunk Up, Chunk Aside, dan Chunk Down"
[20:58 27/01/2015]Alkautsar‬: "Wuih, apaan tuh chunk up, aside, down bro?" Tanya saya penasaran
[20:58 27/01/2015]Alkautsar‬: "Gw jg lupa sih"
[20:59 27/01/2015]Alkautsar‬: "Bentar. Tp intinya gini lah" lanjut dia
[21:00 27/01/2015]Alkautsar‬: Kalo Chunk Up. Berarti elu bahas hal2 yg sangat general. Kalo Chunk side, lumayan general, tp lebih spesifik. Kalo Chunk down, itu sgt spesifik
[21:00 27/01/2015]Alkautsar‬: Gak ngerti. Contoh bro? Tny saya
[21:02 27/01/2015]Alkautsar‬: Gini nih. Kalo misalny elu d bandara. Terus mau kenalan ama orang. Biasanya nanyain apa? Hobi? Tempat kerja? Apa nanya ad tang apa kagak?
Yes exactly. Biasanya yg ente tanya adalah aslinya (asalnya) dr mana
[21:15 27/01/2015] Dyah Akhsanuriah: [21:00 27/01/2015]Alkautsar‬: Kalo Chunk Up. Berarti elu bahas hal2 yg sangat general. Kalo Chunk side, lumayan general, tp lebih spesifik. Kalo Chunk down, itu sgt spesifik
[21:00 27/01/2015]Alkautsar‬: Gak ngerti. Contoh bro? Tny saya
[21:02 27/01/2015]Alkautsar‬: Gini nih. Kalo misalny elu d bandara. Terus mau kenalan ama orang. Biasanya nanyain apa? Hobi? Tempat kerja? Apa nanya ad tang apa kagak?
Yes exactly. Biasanya yg ente tanya adalah aslinya (asalnya) dr mana
[21:03 27/01/2015]Alkautsar‬: A: Aslinya dr mana pak?
B: dari semarang
A: wah, sama pak. Ibunya tetangga saya jg asli semarang
[21:04 27/01/2015]Alkautsar‬: Belakangan sy ketahui, yg tmn sy jelaskan ini sgt cocok untuk membangun kedekatan dengan orang lain.
INGAT! Selalu mulai dengan PERSAMAAN
[21:06 27/01/2015]Alkautsar‬: Mau negosiasi, persuasi, pendidikan, dll.. Mulailah dr hal yg general, dan yg pasti samanya. Kalo sulit ketemu, ya d sama2in aja.
Dan sy memakai ini ketika ngadepin mertua sy nanti
[21:08 27/01/2015]Alkautsar‬: Chunk Aside, dikatakan tmn sy adalah hal mirip, tp dlm satu kelas kategori. Misalnya kalo kita ambil keyword
PINTU MOBIL
Chunk aside nya kira2 apa ya? Monggo d jawab hadirin hadirot semua
[21:21 27/01/2015] Dyah Akhsanuriah: [21:18 27/01/2015]Alkautsar‬: Benar. PINTU MOBIL, chunk aside nya adalah
Pintu rumah, pintu toilet, pintu loteng, atau apapun yg masuk kategori pintu
Atau chunk asidenya bs jg
Spion mobil, ban mobil, kaca mobil, atau apapun yg masih merupakan bagian dr mobil
[21:20 27/01/2015]Alkautsar‬: Lewat whatsapp boleh? πŸ˜„
Lalu apa itu Chunk Down. Simpelnya chunk down adalah hal yg spesifik, lbh detil dr bahasan sebelumnya
[21:28 27/01/2015] Dyah Akhsanuriah: [21:23 27/01/2015]Alkautsar‬: Misal, kalo keywordnya adalah
PROVIDER TELEPON
Maka chunk down nya bs simpati, XL, indosat dll,
Kalo keyword
MOBIL FORTUNER, chunk down nya bs
MOBIL FORTUNER PUTIH, atau MOBIL FORTUNER SECOND, atau BAN MOBIL FORTUNER..
[21:24 27/01/2015]Alkautsar‬: Kembali, sy dapat ilham dengan sharing tmn sy ini. Sy diam2 mulai merencanakan cara komunikasi dgn bapak mertua saya agar murkanya reda, dn dia menerima kptsn saya
[21:30 27/01/2015] Dyah Akhsanuriah: Hari H pun dtg. Hari sabtu. Sy sampaikan k beliau, sy ingin ngobrol d rmh bapak. Bismillah sy berangkat k sana. Tak lupa sy ajak cucu favorit beliau, anak pertama saya.
Kalau d cerita2 kerajaan jaman dulu kan biasa ya naro anak d kerajaan lawan, sebagai alat negosiasi. Nah, sy bawa anak sy ini jg sebagai tools negosiasi, dimana critical factor bapak mertua saya akan turun krn cucu kesayanganny dibawa
[21:36 27/01/2015] Dyah Akhsanuriah: [21:30 27/01/2015]Alkautsar‬: Singkat cerita, setelah basa basi kanan kiri, dimulailah pembahasan resignny istri saya. Dimulai dgn bapak ibu mertua saya mencurahkan berbagai uneg2nya secara trbuka dn ap adanya..
Alhamdulillah dr ap yg d sampaikn bapak ibu mertua sy dpt "senjata" untuk negosiasi.. Lalu mulailah giliran saya..
[21:31 27/01/2015]Alkautsar‬: Bismillah
[21:32 27/01/2015]Alkautsar‬: Pak.. Bapak Ibu dan saya sama2 sayang Rina (nama istri) kan ya..
"Iya" jwbny
[21:33 27/01/2015]Alkautsar‬: Pak.. Bu.. Bapak Ibu dan saya sama2 sayang Umar dn Quwa kan ya (nama anak sy)
"Tentunya!" Jwb beliau
[21:34 27/01/2015]Alkautsar‬: Saya paham dengan yang bapak ibu rasakan.. Saya mengerti dengan yang bapak ibu harapkan
[21:34 27/01/2015]Alkautsar‬: ... Hening ...
[21:35 27/01/2015]Alkautsar‬: Saya paham sekali, bapak ibu, ingin agar cucu2 bapak dn ibu tumbuh dengan pendidikan terbaik..
"Ya Iya"..
[21:43 27/01/2015] Dyah Akhsanuriah: [21:37 27/01/2015]‬: Saya percaya pendidikan itu dimulai dari keluarga..
Saya yakin, disini peran seorang ibu sangat penting sekali..
Sblmny, sungguh.. Sy sgt brterima kasih kpd bapak ibu, yg sdh menyekolahkan rina sampai bangku kuliah. Yg berkorban dgn sgt hebat agar rina brpendidikan..
Sy yakin, dgn seorang ibu yg cerdas, maka anak2nya jg akan cerdas..
[21:39 27/01/2015]Alkautsar‬: Barulah setelah sy men chunk up d hal2 yg sama antara sy dan mertua, sy chunk down dikit k pndidikan, sy chunk aside dikit2 ngarah k pekerjaan, barulah sy ngomongin pointers detail alasan kenapa harus resign
[21:41 27/01/2015]Alkautsar‬: Terakhir sy tutup diskusi dgn mertua, "sebagai kepala keluarga, insya Allah sy brtanggung jwb atas keputusan ini.. Mohon doanya ya pak bu.."
[21:42 27/01/2015]Alkautsar‬: Alhamdulillah.. Akhirnya bapak ibu mertua paham dn bs menerima.
Tp ap yg terjadi jika urutan komunikasinya saya ubah?
[21:52 27/01/2015] Dyah Akhsanuriah: [21:45 27/01/2015]Alkautsar‬: Wkwkwkwk.. Bs d atur mb ind
Btw Bapak ibu, dr emengan sy yg luar biasa panjang ini poin saya adalah..
Ketika kita bernegosiasi. Mulailah dengan kesamaan. Bangun kesamaan no matter what.
[21:47 27/01/2015] IndrsJakrt: Kesamaan. Proximity, bahasa psikologinya
[21:48 27/01/2015] BuEliTren: ,ΩƒΩ„Ω…Ψ© سواؑ
Bahasa Al qur'an nya
[21:48 27/01/2015]Alkautsar‬: Sy ulang nih. Dalam negosiasi, bangunlah kesamaan terlebih dahulu. Nehnik nya bs macem2. Secara intuitif, kita tlh mengembangkan cara2 untuk d terima d komunitas manapun..
[21:50 27/01/2015] ‪+62 857-1491-8505‬: berarti chunk up, chun down, sama chunk aside itu memang posisinya berurutan ya mas Al?
[21:50 27/01/2015]Alkautsar‬: Nah, cara agar dari obrolan basa basi, nanti berujung ke pointers yg kita inginkan untuk disampaikan, itu menggunakan teknik CHUNKING.
Ibara kata d awal ngomongin Tulus, tau2nya d ujung bs closing MLM. Nah, silahkan d gunakan chunking.
*laah
[21:51 27/01/2015] IndrsJakrt: Moduuus 😝😝😝
[21:51 27/01/2015]Alkautsar‬: Menggunakan chunking ini ibarat kalo ngobrol ngalir
[21:51 27/01/2015]Alkautsar‬: Gak ujug2
[21:52 27/01/2015] BuEliTren: Begitu juga kalau manager lagi di demp oleh karyawannya πŸ‘‰ gunakan chunk up
[21:55 27/01/2015] Dyah Akhsanuriah: [21:52 27/01/2015] BuEliTren: Demo
[21:53 27/01/2015] Gathut Satrio: Juga ampuh utk Handling Complaint
[21:53 27/01/2015]Alkautsar‬: Bener bu eli. Klo d demo bs pakai chunk up. Tp orang baiknya dibuat gak kritis dulu otaknya..
Dn biasanya yg bikin kritis otak orang, adalah perut lapar
[21:53 27/01/2015]Alkautsar‬: Mantap, siap pak gathut
[21:53 27/01/2015] BuEliTren: Yup handling objection
[21:59 27/01/2015] Dyah Akhsanuriah: [21:47 27/01/2015] ‪+62 823-9163-2387‬: Tapi apa yg disebut bapak ibu tadi apa?
[21:48 27/01/2015]Alkautsar‬: Sy ulang nih. Dalam negosiasi, bangunlah kesamaan terlebih dahulu. Nehnik nya bs macem2. Secara intuitif, kita tlh mengembangkan cara2 untuk d terima d komunitas manapun..
[21:55 27/01/2015] ‪+62 823-9163-2387‬: Uneg2 bapak dan ibu tadi serta senjata yang ditemukan al, untuk chunking
[21:56 27/01/2015]Alkautsar‬: Iya pak firmansyah. Baiknya mnggunakan ap yg d ungkapkan kawan bicara kita sebagai poin komunikasi
[21:56 27/01/2015]Alkautsar‬: Sebagai bahan lah
[21:56 27/01/2015] Gathut Satrio: Cmn utk handling objection urut2an chunkingnya beda.......monggo Master Al.....πŸ‘πŸ‘
[21:57 27/01/2015]Alkautsar‬: Waduh.. Sy yg nungguin pak gathut angkat bicara nih
[21:57 27/01/2015]Alkautsar‬: Monggo pak.. Blogger mo istirahat jari dulu sambil berguru ama pak gathut
[22:10 27/01/2015] Dyah Akhsanuriah: [22:04 27/01/2015]Alkautsar‬: Manager Vs Karyawan, atas Vs bawah =chunking, kebalikan tadi Menantu Vs Mertua, bawah Vs atas, biasanya mertua nyemprot habis, dapat senjata, chunking, kalau karyawan nyemprot manager???
πŸ‘† ini yg susah. Jurus tingkat tinggi
[22:07 27/01/2015] Gathut Satrio: Utk handling complaint/objection, urutannya jd beda. Ketika sdh chunk down tnyt ada keberatan, maka chunk aside dulu, kemudian chunk up lagi. Baru setelah terbentuk rapport lagi, mulai chunk down pelan2.
[22:17 27/01/2015] Dyah Akhsanuriah: [22:16 27/01/2015] Gathut Satrio: Contoh :
A: wah ini mah mahal
B: Benar bu, saya juga akan berpendapat sama jika saya diposisi ibu. Memang begitu banyak barang2 yg hampir sama seperti........(disebutkan barang2 yg setaraπŸ‘ˆπŸ‘ˆ chunk aside.
Dan tentunya ibu masih sepakat bahwa barang kategori ini memang bermanfaat ( ini chunk up.....sebutkan lagi kategori generalnya).
Ya kan bu?
[22:16 27/01/2015] Gathut Satrio: Baru ketika sang ibu mengiyakan, kita chunk down lagi

Selasa, 27 Januari 2015

Mindset World Class Sales




Tad James, seorang Pakar Neuro Linguistic Programming dunia sekaligus salah seorang founder dari American Board of NLP mengatakan bahwa, “Everything inside you creates all everthing outside you”. Segala hal yang ada di dalam diri manusia menciptakan segala hal yang ada di luar diri manusia.

Contoh yang paling sederhana adalah, smart phone yang anda miliki berasal dari mana? Tentunya dari pabrik khan. Jika ditanya, sebelum dari pabrik dia berasal dari mana? Tentunya dari rancangan orang yang mendesainnya. Sebelum dari rancangan orang yang mendesainnya, berasal dari mana? Saya yakin pembaca akan menjawab, berasal dari ide atau pikiran.

Itulah yang dimaksud segala hal yang ada di dalam diri kita menciptakan segala hal yang ada di di luar diri kita. Jika prinsipnya seperti itu, artinya segala pikiran kita akan menciptakan kondisi fisik di luar diri kita juga. Saat seseorang memikirkan hal yang buruk, maka ia menciptakan hal yang buruk tersebut secara fisik.

Bagaimana dengan seorang sales? Apakah anda telah membangun kondisi di dalam diri anda dengan baik. Strategi membangun kondisi di dalam diri dengan bagus, sering penulis sebut dalam Training “How To Create World Class Sales” nya sebagai sesi “Inner Games”. Dalam sesi “Inner Games” ini, penulis biasa nya berbagi tips dan strategi instant mengubah mindset yang everlasting atau permanen.

Bagi seorang sales, membangun mindset secara bagus itu adalah langkah awal dalam membentuk karakter dan pribadi sebagai World Class Sales. Penulis dalam training “How To Create Sales” nya selalu mengatakan, “Lupakan semua keterampilan sales yang kamu pelajari dari puluhan training sales, hingga kamu memiliki mindset World Class Sales”. Menguasai selling skill secara baik dengan memiliki mindset yang “miskin”, ibaratnya seperti sebuah komputer dengan procesor yang tinggi namun memiliki Operating System Windows 95.

Akibatnya, keterampilan itu menjadi terbatasi oleh kelemahan mindset. Oleh karena itu hal yang paling pertama dibangun oleh seorang World Class Sales adalah membangun Mindset World Class Sales secara tepat.

Ada beberapa mindset yang semua World Class Sales harus memilikinya, antara lain :

Mindset #1. Percaya Diri

Seorang World Class Sales harus percaya diri secara total. Rasa percaya diri ini harus tersampaikan oleh seluruh gerakan dan fisiologis tubuhnya saat ia melakukan proses penjualan. Percaya diri menjadi kunci penting membangun kepercayaan pelanggan. Seseorang tidak akan bisa menaklukkan orang lain sebelum ia bisa menaklukkan dirinya sendiri, dan ini adalah tantangan yang sangat sulit ketika anda tidak mengetahui caranya.

Dalam “How To Create World Class Sales” Training, penulis selalu menggunakan teknik Timeline Therapy untuk meningkatkan rasa percaya diri seseorang hingga berkali-kali lipat. Teknik Timeline Therapy biasanya hanya digunakan atau penggunaannya didampingi oleh orang yang memiliki kompetensi dan sertifikasi melakukan teknik tersebut.
Selain menggunakan teknik tersebut, anda dapat menggunakan teknik Emotional Freedom Technique untuk mengatasi rasa ketidakpercayaan diri. Untuk detail teknik ini, akan penulis jelaskan di artikel berikutnya.

Mindset #2. Customer Oriented
Ada banyak kesalahpahaman yang dilakukan oleh seorang sales. Banyak dari sales rata-rata selalu mengatakan bahwa sales berfokus pada 3 hal, yaitu uang, uang dan uang. Berdasarkan fokus itu, mereka tidak mempedulikan apa yang terjadi pada customer mereka karena mereka hanya menginginkan uang. Ini adalah fokus yang kurang sesuai.

Dalam Training “Raih Target”, Penulis selalu menekankan bahwa uang adalah sebuah hal yang virtual, tidak nyata dan hanya sebuah hal yang abstrak. Saat pembaca berfokus pada uang, maka pembaca hanya akan berfokus pada hal yang tidak jelas dan tidak nyata.
Jika uang bukanlah benda yang nyata, pertanyaan nya adalah apakah benda yang nyata. Benda yang nyata itu disebuh hasil usaha. Untuk jaman sekarang, hasil usaha ini direpresentasikan oleh hal tidak nyata yang disebut uang. Karena hasil usaha merupakan akibat dari suatu hal, maka seorang World Class Sales berfokus bukan pada hasilnya, melainkan berfokus pada proses untuk meraihnya. Hasil Usaha adalah akibat yang otomatis terjadi.
Seorang World Class Sales tidak berfokus pada target, berfokus pada uang. Seorang World Class Sales berfokus pada customernya, berfokus membangun kepercayaan customernya, berfokus menjalin hubungan yang “intim” dengan customernya, berfokus memberikan bantuan bagi customernya.

Mindset #3. Jujur

Penulis terkadang selalu protes ketika kata sales sering diasosiasikan dengan ketidakjujuran. Ini terjadi karena ulah beberapa oknum sales yang beranggapan bahwa uang adalah hal paling penting. Akibatnya, mereka selalu mengatakan produk mereka terbaik bahkan melebih-lebihkan produk mereka, bahkan lebih parahnya berbohong dan menipu customer nya hanya untuk proses penjualan berhasil dilakukan.

Seorang World Class Sales harus memiliki mindset sebagai seorang yang jujur. Saya pernah melihat film “My Name is Khan dan sebuah film biografi mengenai seorang sales sabun”. Dalam biografi tersebut, seorang sales pembohong hanya akan mendapatkan 1 penjualan dari 1 customer, tetapi seorang sales jujur akan menghasilkan 1000 penjualan dari 1 customernya.
Konsep Filp Sales Tunneling hanya bisa dan berhasil dilakukan jika seorang World Class Sales menekankan pada mindset jujur. Jujur untuk menyampaikan apakah produknya sesuai dengan customernya, jujur mengatakan kekurangan produknya, jujur untuk membantu customernya dengan setulus hati.
Itu adalah 3 dari 8 Mindset yang harus dimiliki oleh seorang World Class Sales. 5 Mindset lainnya dapat pembaca temukan dalam “How To Create World Class Sales” Training. Ketika pembaca mulai membangun ketiga mindset ini di dalam diri pembaca, maka pembaca akan mulai merasakan hasil yang signifikan dan MIRACLE dalam hasil penjualan pembaca.
Anda hanya perlu melakukan action dari apa yang anda dapatkan melalui artikel ini. Lakukan ACTION sekarang juga maka MIRACLE Happens To You.

Oleh
Coach Yudhi

7 of Presuppositions Of NLP

Oleh. Ari Wahyono


1. Respect for the other person's model of the world.

2. Behaviour and change are to be evaluated in terms of context, and ecology.

3. Resistance in a client is a sign of a lack of rapport.

4. Poeple are not theri behaviour.

5. Everyone is doing the best they can with the resources they have available.

6. Calibrate on behaviour

7. The Map is not The Territory.


Latar Belakang NLP

Latar Belakang NLP

Mentalist apakah sama dengan NLPers?


NLP AWALNYA TERKENAL KARENA PENYEMBUHAN PHOBIA
Biasanya orang sudah pernah mendengar bahwa dengan NLP kita bisa
melenyapkan phobia atau trauma buruk dengan sangat cepat. Phobia terhadap
binatang menjijikan atau trauma di masa kecil dapat dilakukan dibawah
hitungan 30 menit, terutama ditangan seorang Licensed Practitioner of NLP
yang terlatih.

Banyak orang diluar sana kemudian mengira NLP adalah ilmu terapi, sehingga
menyurutkan minat mereka untuk belajar NLP. NLP bukan sekedar ilmu terapi.
Terapi hanya salah satu bidang dimana NLP bisa dipergunakan. Senyatanya,
saat ini, NLP lebih luas dipergunakan dalam bidang bisnis, karier, sales,
politik, keluarga, olah raga, dan sebagainya.

Meskipun berbagai sistem lain diluar NLP™ juga sangat baik dalam
menemukan permasalahan, tapi tidak seperti NLP. Anda tahu, NLP memberikan
tools yang dapat dipakai mandiri (tidak tergantung terapis), tanpa rasa
sakit, dan menjanjikan perubahan yang lebih cepat dengan cara yang
menyenangkan.

Mungkin antum/ antunna sudah tahu bahwa kepopuleran NLP di dunia makin menggila
sejak kemenangan Presiden Barrack Obama dikait-kaitkan dengan penggunaan
NLP. Hal ini membuat masyarakat tertarik pada berbagai training yang
melabel pendekatannya dengan tiga huruf N-L-P ini. Demam ilmu NLP ini lalu
mewabah dari eksekutif papan atas, pengusaha, psikolog, dokter,
olahragawan, dosen, bintang film bahkan sampai politisi.
Inti NLP adalah mengetahui bagaimana cara kerja pikiran, agar seseorang
bisa jadi tuan untuk pikirannya, bukan jadi budaknya. NLP membantu kita
memerdekakan diri atas belenggu pikiran yang menghambat kesuksesan. 

NLP memungkinkan kita berubah dengan cara yang lebih cepat, lebih mudah dan
lebih elegan.
• Neuro
Menunjukkan bahwa ilmu ini merupakan cara mengorganisasikan kehidupan
pikiran mental dan kita.
• Linguistic
Adalah mengenai penggunaan bahasa untuk mencipta makna dan pengaruhnya pada
kehidupan kita: lisan, tertulis maupun bahasa tubuh.
• Programming
Adalah mengenai urutan proses mental yang berpengaruh atas perilaku dalam
mencapai tujuan tertentu, dan bagaimana melakukan modifikasi atas proses
mental itu agar menghasilkan pengaruh yang lebih baik.

Jadi NLP™ adalah suatu model yang berisi suatu set sikap dan teknik
mental untuk mengoptimalkan seluruh sumberdaya pikiran, mental, dan fisik.
NLP™ memberikan kemampuan Anda untuk mengubah, menganti, mengadopsi,
memodifikasi, atau menghapuskan perilaku-perilaku sesuai keinginan Anda,
dan memberikan kemampuan untuk memilih sendiri kondisi mental, emosional,
dan kondisi fisik.

NLP dapat dipelajari melalui beberapa cara :
1. Menjadi Praktisi NLP.
Melalui pelatihan lisensi / sertifikasi 7 hari, sehingga menguasai ilmu NLP
secara utuh. Ini lebih menguntungkan, karena menguasai secara lengkap.
2 Belajar penerapan NLP di suatu bidang, tanpa jadi praktisi.
Biasanya melalui pelatihan pendek 2 hari. Misal : Magical Selling Skill
With NLP, Unstoppable Motivation With NLP, dll.
NLP for Teaching, NLP For Parenting dll.
3. Bisa dengan membaca buku-buku NLP
4. Menonton Film yang berlatar belakang NLP seperti The Interogator dll.
5. Diskusi, bertanya, blog walking dst.

Your map is not your territory..

Oleh. Alkautsar



Selingan siang. Ilmu jalanan nih
Pada suatu masa, sy pernah ngekos kurleb 40 menit dr bojong. Ampe sebulan lebih lah. Sdgkn sy kerja d kalibata. Sy naek kereta. Motor taro d stasiun bojong.
Tp ad masa2 saya naek motor, tembus ampe kalibata. Capek sih. Tp apa boleh buat. Jadwal kereta waktu itu gak jelas.

Selama perjalanan d motor, kalo malem. Saya mah santai aja ngelaju. Walo jalanan d kisaran bojong gelap, tp karena sering ketemu ama motor yg sama2 ngelaju, jadi gak masalah. Sebagai gambaran, rute yg sy lewati itu hampir ga ad lampu jalan. Kanan kiri kebon singkong. Di selingi pohon2 bambu yg saking tinggi dan beratnya, sampe ngeringkuk ngebentuk seperti shelter (kebayang kan).
Suatu saat, di suatu malam, seperti biasa sy lewati jalur gelap trsebut. Tapi ketika motor saya melan dikit, saya tengok ke kanan, lah kok ad kuburan. Di antara perkebunan yg ada Tiba2 bulu kuduk merinding. Tetiba saja sy teringat pesan bapak saya, ati2 kalo jalan malem, rawan d bacok, d begal, d matiin. Kali ini bulu kuduk berdiri tegang kaya landak. Ngacir lah saya ngebut sebisa mngkn.
Dr kisah asli d atas. Kita bs perhatikan hal yg unik. 

Alkautsar ini, bawa motor yg sama, lewat jalur yg sama, d waktu yg sama (malam). Tapi kenapa d malam sebelumnya bs santai2 aja, d malam berikutnya bs deg2an?
Yap betul, itu karena pikiran alkautsar sendiri. Pikiranlah yg menentukan diri kita ini takut atau tidak. Semua come back to our own mind. Sebenarny alkautsar ini bs memilih, mau tetep santai, ap jadi panik bin takut. Tapi seringkali, nyatanya, diri kitalah yg d tentukan pikiran kita. Bukan kita yg menentukan pikiran kita.

Your map is not your territory. Peta yg ada belum tentu menggmbrkn lingkungan yg sebenarnya. Kita bayangkan, map ini adalah pikiran kita. Sedangkan territory adalah kenyataan senyata2nya.
Jalanan sepi itu netral. Kuburan itu netral. Kitalah manusia yg memberikan makna takut, cemas, was2 dsb.

Hal yg sama bs kita analogikan dlm kehidupan sehari2.
Masih Jomblo, Anak Banyak, di mutasi, orderan sedikit, hujan gak berhenti2, dll adalah teritori yg ada. Itu netral. Kitalah yg memaknainya dengan peta yg kita buat sendiri di kepala kita, yaitu pikiran kita.

Kalo d sambungin k Islam, Allah udah ngasih clue buat guidelines peta pikiran kita, namanya Syukur dan Sabar. Kaya apa impelentasinya? Dan gmn bs NLP ini merupakan ejewantahan dr agama Islam? Pantengin terus grup asuhan bu Eli ini..
Salam Manteng..

M. Al-Kautsar
kautsar.my.id
tokotenabang.com

Senin, 26 Januari 2015

NLP Presuppositions

Oleh. Eliyati Bahri

Presuposisi adalah prinsip utama, filosofi dasar, dan belief dari NLP. Prinsip-prinsip ini memang bukanlah sesuatu yang universal, karenanya kita tidak harus benar-benar meyakini kesemuanya. Ia disebut sebagai presuposisi karena kita memang dengan sengaja meyakininya sebagai sesuatu yang benar dan bertindak berdasarkan itu. Pada dasarnya, presuposisi sebenarnya adalah kumpulan dari suatu set prinsip etika kehidupan.

1. People respond to their experience, not to reality itself. 

Kita tidak pernah tahu pasti apa yang disebut dengan realita. Indra, keyakinan, dan pengalaman masa lalu kita memang memberikan sebuah peta sebagai gambaran bagaimana seharusnya kita bertindak, namun yang namanya peta tidak pernah sama persis dengan daerah yang digambarkannya. Kita tidak pernah tahu daerah aslinya, maka bagi kita peta itu adalah daerah aslinya (the map is the teritory). Beberapa jenis peta memang cukup baik dalam menggambarkan keadaan aslinya, karenanya kita bisa berlayar dalam hidup dengan aman. Namun peta yang salah tentu akan mengakibatkan kita tersasar ke daerah yang salah pula. NLP adalah seni untuk mengubah peta ini sehingga kita memiliki kebebasan yang lebih besar untuk menentukan arah hidup kita.

2. Having a choice is better than not having a choice. 

Selalu mencari sebuah peta yang bisa memberikan Anda pilihan paling banyak dan selalu mengambil tindakan yang memungkinkan Anda untuk memiliki lebih banyak pilihan. Semakin banyak pilihan yang Anda miliki, semakin Anda memiliki kebebasan, dan semakin besar pula pengaruh yang Anda miliki.

3. People make the best choice they can at the time. 

Setiap orang selalu berusaha untuk membuat pilihan yang terbaik yang mereka bisa, sesuai dengan peta yang mereka miliki saat itu. Pilihan tersebut bisa jadi buruk dan merusak, namun bagi diri mereka sendiri, ini adalah langkah terbaik yang bisa mereka ambil. Beri mereka pilihan yang lebih baik, maka mereka dengan mudah menerimanya. Lebih jauh, beri mereka peta yang mampu menyediakan lebih banyak pilihan yang lebih baik.

4. People work perfectly

Tidak ada seorang pun yang benar-benar melakukan hal yang salah. Kita semua menjalankan strategi yang kita punya dengan sempurna. Kalau pun ternyata hasilnya tidak sempurna, maka strategi itulah yang barangkali memang tidak efektif. Cari tahu strategi Anda dan orang lain, sehingga Anda bisa menyesuaikan strategi yang Anda miliki agar lebih efektif.

5. All actions have a purpose.

Perilaku kita bukanlah sesuatu yang acak, sebab kita selalu berusaha untuk mencapai sesuatu dari perilaku yang kita munculkan, sekalipun kita tidak selalu sadar akan hal itu.

6. Every behavior has a positive intention. 

Semua tindakan yang kita ambil setidaknya memiliki 1 tujuan—untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan yang menguntungkan bagi kita. NLP memisahkan intensi ( tujuan) yang ada di balik setiap perilaku dari perilaku itu sendiri. Kita tidak dapat menilai seseorang dari perilaku mereka, sebab ketika mereka memiliki pilihan perilaku yang lebih baik dan tetap bisa memenuhi intensi positif mereka, mereka pasti akan mengambilnya.

7. Pikiran bawah sadar menyeimbangkan pikiran sadar. 

Pikiran bawah sadar adalah semua hal yang tidak muncul di pikiran sadar pada suatu waktu tertentu. Ia mengandung semua sumber daya yang kita butuhkan untuk hidup dalam keseimbangan.

8. The meaning of the communication is not what you intend, but also the response you get. 

Respon tersebut bisa jadi bukanlah sesuatu yang Anda inginkan, namun tidak pernah ada kegalalan dalam komunikasi, ia hanyalah umpan balik agar Anda menyesuaikan cara komunikasi Anda.

9. We already have all the resources we need or we can create them.

Tidak ada yang namanya unresourceful people, yang ada hanyalah unresourceful state of mind.
Mind and body form a system, keduanya adalah ekspresi yang berbeda dari seseorang yang sama. Pikiran dan tubuh saling berinteraksi dan mempengaruhi satu sama lain. Mustahil kita bisa membuat perubahan pada salah satunya tanpa mengakibatkan perubahan pada yang lain. Ketika kita berpikir dengan cara yang berbeda, tubuh kita akan berubah. Ketika kita bertindak dengan cara yang berbeda, pikiran kita pun akan berubah.

10. We process all information through our senses.

Mengembangkan indra yang Anda miliki agar kesemuanya lebih peka terhadap berbagai informasi yang muncul akan membuat Anda lebih jelas dalam berpikir.

11. Modelling successful performance leads to excellence.

Jika ada seseorang yang bisa melakukan sesuatu dengan sempurna, maka ia bisa kita model untuk kemudian kita ajarkan kepada orang lain. Dengan demikian, setiap orang bisa mempelajari untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dengan cara mereka sendiri. Anda tidak akan menjadi kloning dari orang yang Anda model, Anda hanya belajar dari mereka.

12. If you want to understand, act. Inti dari belajar terletak pada praktik.

Nah, Anda sudah memulai perjalanan untuk menjadi orang NLP er sekarang. Pertanyaan saya: manakah dari semua presuposisi tersebut yang belum sesuai dengan diri Anda?

Introduction to NLP

Oleh. Eliyati Bahri

NLP : Psycology Of Excellent


Paling mudah menerangkan NLP adalah dari kata pembentuknya: Neuro-Linguistic Programming. Bahasa mudahnya, NLP adalah ilmu tentang pemrograman ulang pola-pola dalam system neurologi (syaraf, pikiran) kita dengan menggunakan kecapakan berbahasa. 

Menurut penemunya, yaitu DR. Richard Bandler, NLP adalah sikap, dan metodologi belajar yang menghasilkan tehnik-tehnik mental yang bisa di pakai dalam kehidupan nyata.

Singkatnya seorang praktisi NLP mampu memberdayakan diri, mengelola kondisi emosional, menghilangkan emosi negatif, mengidwntifikasi dan mengubah keyakinan yang membatasi.
Ya, kita memiliki program dalam diri. Dan program ini ada yang bermanfaat, adapula yang tidak. Yang bermanfaat kita bisa teruskan dan tingkatkan. Yang tidak, mungkin bisa kita hapus atau ganti dengan yang lebih baik.

Kita punya program bahagia, program kesel, program sedih dst.

Pada sessie kali ini kita akan pelajari tentang Pillar-Pillar NLP dan Presupposisi

1.The Pillars of NLP

Ini adalah 6 prinsip dasar yang menjadi landasan utama jika Anda dan saya ingin mempelajari NLP secara utuh, yaitu:

1.Diri sendiri. 

Diri kita sendiri adalah bagian yang paling penting dari setiap proses intervensi dalam NLP, sebab NLP baru menjadi berguna jika kita gunakan secara utuh. Selayaknya sebuah pisau dapat digunakan untuk memasak atau melukai orang lain, baik atau buruknya efek yang ditimbulkan oleh NLP juga amat ditentukan oleh diri kita sendiri sebagai pelaku praktik NLP. Begitupun tingkat kesuksesan kita dalam menggunakan NLP juga amat tergantung dari seberapa ahli kita dalam menguasai setiap detilnya. Semakin kongruen kita, semakin sukses lah kita. Kongruen disini adalah ketika tujuan, keyakinan, dan nilai-nilai yang kita miliki sejalan dengan perilaku dan ucapan yang kita lakukan.

2.Presuppositions. 

Presuposisi adalah prinsip dasar dari NLP yang digunakan untuk mengembangkan dan mengaplikasikan teknik-teknik NLP. Ia adalah taken for granted, yang membedakan NLP dibanding yang lain.

3.Rapport. 

Rapport adalah hubungan yang berkualitas yang dihasilkan dari rasa saling percaya. Anda baru bisa mendapatkan rapport hanya jika Anda sudah bisa memahami dan mengerti cara orang lain melihat dunia dari sudut pandang mereka. Dengan kata lain, rapport adalah seperti kita berbicara dengan bahasa orang lain. Ketika kita sudah memiliki rapport, orang yang kita ajak bicara akan merasa dihargai dan seketika menjadi lebih responsif. Sekalipun dapat dibangun secara instan, dalam jangka panjang rapport membutuhkan rasa saling percaya yang tinggi.

4. Outcome. 
Kunci utama untuk menguasai keterampilan dasar dari NLP adalah memahami secara rinci apa yang Anda inginkan dan mampu membantu orang lain untuk juga memahami secara rinci apa yang mereka inginkan. Keterampilan NLP selalu didasarkan pada fokus untuk memikirkan hasil yang kita inginkan, sehingga kita selalu mengambil tindakan yang berorientasi pada tujuan. 

Pola pikir hasil ini dibagi menjadi 3:
1. Memahami kondisi saat ini
2. Memahami kondisi yang kita inginkan
3. Merencakana strategi untuk mencapainya

5. Feedback. 
Sekali kita memahami apa yang kita inginkan, kita harus selalu menaruh perhatian terhadap hasil yang sudah kita capai sejauh ini, sehingga kita selalu tahu apa yang harus kita lakukan selanjutnya. Inilah yang dinamakan dengan feedback. Kita harus terus memperhatikan secara jeli berbagai informasi yang kita dapat melalui apa yang kita lihat, kita dengar, dan kita rasakan.

6. Flexibility. 
Ketika Anda tahu apa yang Anda inginkan dan apa yang Anda dapat sejauh ini, ketika itu pula lah Anda harus memiliki cukup banyak strategi untuk mencapainya. Satu cara tidak bekerja, segera gunakan cara lain. NLP selalu mendorong tiap orang untuk senantiasa fokus pada tujuan dan fleksibel dalam menggunakan berbagai macam cara untuk mencapainya.
Itulah 6 Pilar sebagai informasi awal untuk memahami NLP